Rabu, 09 November 2016

[Book Review] For One More Day (Satu Hari Bersamamu) - Mitch Albom


Judul: For One More Day (Satu Hari Bersamamu)
Penulis: Mitch Albom
Penerjemah: Olivia Gerungan
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal:  248 Halaman
ISBN: 978-602-03-3340-3
Sinopsis: For One More Day adalah kisah tentang seorang ibu dan anak laki-lakinya, kasih sayang abadi seorang ibu, dan pertanyaan berikut ini: Apa yang akan kau lakukan seandainya kau diberi satu hari lagi bersama orang yang kau sayangi, yang telah tiada?
Ketika masih kecil, Charley Benetto diminta untuk memilih oleh ayahnya, hendak menjadi “anak mama atau anak papa, tapi tidak bisa dua-duanya”. Maka dia memilih ayahnya, memujanya –namun sang ayah pergi begitu saja ketika Charley menjelang remaja. Dan Charley dibesarkan oleh ibunya, seorang diri, meski sering kali dia merasa malu akan keadaan ibunya serta merindukan keluarganya yang utuh.
Bertahun-tahun kemudian, ketika hidupnya hancur oleh minuman keras dan penyesalan, Charley berniat bunuh diri. Tapi gagal. Dia justru dibawa kembali ke rumahnya yang lama dan menemukan hal yang mengejutkan. Ibunya –yang meninggal delapan tahun silam –masih tinggal di sana, dan menyambut kepulangannya seolah tak terjadi apa-apa.

***
Charley Benneto mengalami kegagalan dalam hidup. Menjadi lebih parah ketika ibunya meninggal. Karir dan keluarganya hancur. Ia hidup dalam penyesalan, yang diperparah dengan ketergantungannya pada minuman keras. Hingga pada akhirnya ia berniat untuk bunuh diri.

Namun siapa sangka ketika niat untuk bunuh dirinya semakin kuat ia justru dibawa kembali ke rumah masa kecilnya. Secara mengejutkan ia bertemu dengan ibunya yang meninggal delapan tahun silam, masih tinggal di rumah tersebut dan menyambut kedatangan Charley. Seolah tidak terjadi apa-apa.


Penasaran kan apa yang terjadi ketika mereka bertemu? 

Pertemuan Charley dengan ibunya memberikan Charley pandangan dan pemahaman baru tentang ibunya. 

***
Bagi saya kisah ini sangat menyentuh, bagaimana tidak jika kasih sayang seorang ibu kepada anaknya tergambarkan dengan jelas. Meski sang anak kadang merasa malu dengan ibunya, merasa menjadi beban. Terkadang sang anak tak membela ibunya. Rasa haru mengaduk-ngaduk hati saya baca kisah ini. Kisah ini mengingatkan saya bahwa perjuangan seorang ibu memang tiada batasnya. Kalian harus baca sendiri kisah ini.

Minggu, 06 November 2016

[Random Post] Bangkit Dari Reading Slump Di November Rain

timbunan yang akan saya babat bulan ini ......*rencana*


Entah apa sebab musababnya sehingga di Oktober yang lalu tidak ada satupun buku yang saya baca hingga tuntas. Rasanya malas sekali membaca. Buku yang saya baca terasa sangat tidak menarik, padahal dulu ketika membelinya saya menggebu-gebu bahagia. Baru baca satu halaman sudah bosan. Mending sih kalau cuma bosan, lah ini berasa ngantuk juga. Maka jadilah saya kebanyakan tidur. Parah bet. Obralan buku yang dishare teman-teman BBI pun nggak ngaruh sama saya. Saya nggak berminat buat bikin WL dan nitip sama mereka....huft. Pokoknya males!

Bisa dikatakan saya mengalami reading slump atau reader's block. Ini bukan hal baru sih, karena ini adalah hal biasa yang dialami orang-orang yang biasanya suka membaca tapi tiba-tiba merasa bosan sama buku bacaan. Dan inipun bukan pertama kalinya saya mengalami reading slump. Tapi kali ini terasa sekali malasnya, target bacaan tahun ini kayaknya nggak akan terpenuhi....hiks.

Tapi, kabar bagusnya di November rain ini saya bertekad untuk bangkit dari reading slump. Berawal dari kunjungan saya ke toko buku untuk cuci mata sekaligus cari buku incaran. Sudah lama sekali rasanya nggak main ke toko buku. Meskipun buku yang dibawa pulang berbeda dengan buku yang saya inginkan *lagu lama* -tapi nggak apa-apa deh. Tetap seneng nenteng buku baru, penulis favorit lagi. Selain itu saya memilih beberapa timbunan untuk dibaca. Kasian mereka terlalu lama tertimbun. Setelah saya pikir-pikir, main ke toko buku dan membaca buku penulis favorit bisa menghilangkan reading slump. Seenggaknya jadi tergerak dan semangat untuk membaca lagi.

Semoga konsisten deh ya, happy reading!