Minggu, 19 Juni 2016

[Random Post] Cecelia Ahern, Si Penulis Romance Favorit


*sumber gambar: evoke.ie*


Cecelia Ahern, adalah salah satu penulis yang saya koleksi bukunya dan saya nobatkan sebagai penulis romance favorit saya. Harus diakui bahwa baru pada tahun inilah saya mulai membaca buku-buku Cecelia. Meskipun sebenarnya saya sudah lama mendengar nama Cecelia tapi tidak pernah sempat mencari bukunya bahkan lupa dengan namanya tiap kali saya ke toko buku. Sebelumnya seorang teman saya juga sering menyebut-nyebut Cecelia, dia menyebut Cecelia sebagai satu-satunya penulis romance yang bisa diterima akalnya.

Saya ingat ketika akhir tahun lalu di bazar buku Gramedia Sudirman Jogja saya bertemu buku Cecelia. Saya membeli dengan harga diskon dua buku sekaligus yaitu P.S I Love You dan Where Rainbow End (Ujung Pelangi). Tapi saya tidak langsung membacanya, biasa…ditimbun dulu #ups. Baru awal tahun 2016 saya menyentuh kembali bukunya, kemudian mulai membaca. P.S I Love You adalah buku pertama yang saya baca. And you know what, I’m falling in love with her book for the very first time. Saya tahu bahwa P.S I Love You adalah buku Cecelia yang paling terkenal yang telah melambungkan namanya. Buku ini bercerita tentang seorang perempuan yang ditinggal mati oleh suaminya. Ia mengalami keterpurukan yang amat sangat akibat kepergian suaminya. Sang suami meninggalkan pesan yang harus ia buka di setiap bulannya yang ia jadikan pegangan dalam menjalani hidunya. Dia kehilangan semangat hidup namun pada akhirnya berhasil bangkit dan menjalani hidupnya. Perjalanannya ketika berusaha bangkit dari rasa sedih yang dialaminya sangat menguras emosi.

Pada dasarnya saya suka kisah romance. Tapi istimewanya Cecelia, meskipun cerita romance adalah cerita yang sudah banyak ditulis orang Cecelia bisa menuliskannya dari sudut yang berbeda. Setelah selesai dengan P.S I Love You saya melanjutkan dengan Where Rainbow End. Sejauh ini, buku inilah yang paling seru menurut saya. Saya merasa seperti membaca chattingan orang yang humoris, mengharukan, dan membahagiakan, pokoknya tidak membosankan. Gaya humor Cecelia, sarkasme, dan pemikiran-pemikiran yang ia tuangkan di buku ini begitu menarik. Saya menyukai setiap detailnya. Setelah membaca dua buku tersebut, maka mulailah saya mencari buku-buku Cecelia yang lain. Saya merasa berjodoh dengan Cecelia.

Kemudian saya mendapatkan buku-buku lainnya; How To Fall In Love (cara jatuh cinta), If You Could See Me Now (Seandainya Kau Bisa Melihatku), The Book Of Tomorrow (Buku Esok Hari), dan One Hundred Names (Seratus Nama). Setiap buku tersebut memiliki ide cerita yang menarik, rata-rata saya habiskan dalam waktu singkat. Tapi ada satu buku yang paling lama saya baca yaitu The Book Of Tomorrow. Dari sekian buku Cecelia yang saya baca buku tersebutlah yang paling membosankan, menurut saya. Dan hanya buku itulah yang tokoh utamanya bukan perempuan dewasa seperti buku-bukunya yang lain tapi remaja 17 tahun.

Mungkin karena selalu menghadirkan perempuan dewasa dengan segala permasalahannya yang selalu menjadi tokoh utama Cecelia makanya saya menyukainya. Bukannya sok dewasa sih tapi saya seperti bisa berkaca dan menerka-nerka pada tokoh-tokoh perempuan itu. Hubungan dengan keluarga, pasangan, teman, karir, pergolakan batin dan cara memandang hidup  menjadi hal yang dibahas. Selain itu, pemikiran-pemikiran Cecelia quotable banget untuk di share. Semua cerita di buku Cecelia bersetting di Irlandia (kebanyakan di Dublin), wajar saja karena dia adalah warga Negara Irlandia. Ternyata banyak penulis dari luar Amerika yang juga mendunia. Salah satunya Cecelia.

Sekarang saya masih mencari buku-buku Cecelia yang lain. Sejauh ini baru buku-buku yang di sebutkan di ataslah yang saya temukan di toko buku yang ada di dekat saya. Kalau ada yang melihat buku Cecelia selain yang disebutkan di atas feel free buat ngasi info ke saya ya :D

"Sometimes there is only one thing left to say, P.S I Love You....."

~Cecelia Ahern, P.S I Love You~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar