Rabu, 13 Januari 2016

[Book Review] PS. I Love You - Cecelia Ahern

Judul                : PS. I Love You
Penulis             : Cecelia Ahern
Halaman          : 632 Halaman
Penerbit           : Gramedia Pustaka Utama
ISBN               : 978-979-22-9788-1
Kategori          : Novel

Selamat datang di dunia Holly. Seorang istri yang harus ditinggal mati oleh suaminya Gerry yang terkena kanker. Di tahun kelima pernikahan, ketika mereka sedang bahagia-bahagianya dan sedang berencana punya anak Gerry harus diambil sang kuasa. Meninggalnya Gerry langsung membuat dunia Holly runtuh. Holly kehilangan pegangan, kehilangan partner dan tujuan hidupnya. Ingin rasanya Holly ikut mati saja. Selama berhari-hari sejak kematian Gerry, Holly tak sanggup keluar rumah karena ia tak sanggup membuka mata dan turun dari ranjangnya. Setiap sudut rumah mengingatkan Holly pada Gerry. Holly merasa menjadi orang paling sedih dan sendirian di dunia.

Gerry tahu bahwa umurnya tidak akan lama lagi, maka ia menyiapkan sesuatu yang akan menuntun Holly pada masa awal ketika Gerry meninggal. Gerry diam-diam menulis surat untuk Holly yang harus dibuka setiap satu bulan sesuai dengan nama bulan yang tertera di amplop surat. Antara bahagia dan sedih yang dirasakan Holly tiap kali membuka dan membaca surat Gerry. Gerry benar-benar suami romantis dan sangat mencintai istrinya. Surat-surat tersebut berisi dukungan Gerry pada Holly. Holly juga termasuk orang yang sangat beruntung karena ia masih memiliki orangtua, saudara dan sahabat yang selalu setia berada di sampingnya. Meskipun pasti terasa berbeda dengan ketika Gerry masih hidup. Godaan laki-laki baru yang ingin mengisi hati Holly juga datang. Sangat rumit bagi Holly untuk memahami perasaannya sendiri karena dia masih menyimpan Gerry di hatinya.



Banyak bagian dalam buku ini yang membuat saya berkaca-kaca. Saya memang dasarnya suka kisah romance apalagi tentang keluarga langsung jatuh hati pada cerita di buku ini. Saya juga suka cara Ahern bercerita. Tokoh Gerry yang diciptakan Ahern sepertinya berhasil membuat saya menghayalkan lelaki seperti Gerry di dunia nyata...haha. Selain itu, banyak pemikiran-pemikiran tentang hidup dan hubungan antar manusia yang dilontarkan Ahern dalam buku ini. Sedikit tidak kalimat-kalimat tersebut membuat saya ikut berpikir. 

Saya memutuskan akan membaca buku Ahern yang lain setelah membaca buku ini.


Jumat, 08 Januari 2016

[Book Review] Melihat Api Bekerja, Kumpulan Puisi - Aan Mansyur

Judul                : Melihat Api Bekerja, Kumpulan Puisi
Penulis             : M. Aan Mansyur
Halaman          : 155 Halaman
Penerbit           : Gramedia Pustaka Utama
ISBN               : 978-602-03-1557-7

Buku kumpulan puisi ini spesial karena tidak hanya berisi puisi tetapi juga ada lukisan di setiap halamannya. Ini adalah kombinasi yang menarik. Meskipun setiap lukisan tidak menggambarkan puisi tersebut secara jelas. Kita bisa menikmati, baik puisi ataupun lukisannya secara berbeda, tergantung dari sisi mana kita melihatnya. Tidak ada yang salah dalam menginterpretasikan keduanya. 

Terdapat lebih dari 30 judul puisi ada di buku ini dengan kata sambutan dari bapak "Hujan Bulan Juni" Sapardi Djoko Damono. Aan Mansyur berhasil membuat saya larut dalam bait-bait puisinya. Saya sangat menikmati setiap kalimat dalam puisi yang dia tulis. Di saat yang bersamaan saya merasa mudah dan sulit untuk mencerna setiap kalimatnya. 

Hubungan antar manusia yang di dalamnya ada cinta dan luka menjadi tema besar dalam buku puisi ini. Dan tema ini adalah tema yang sebagian besar orang suka, maka berhasillah Aan Mansyur mencuri perhatian orang-orang. Beberapa puisi dalam buku ini menjadi favorit saya. Diantaranya puisi Belajar Berenang, Menjatuhkan Bintang Bintang, Menyeberang Jembatan, Melihat Peta, Pulang Ke Dapur Ibu, dan Barangkali. Tapi sebenarnya saya suka semua puisi-puisi dalam buku ini. Saya semakin menyukai puisi sejak membaca puisi-puisi Aan. Aan membuat pembacanya bisa menikmati luka dan cinta pada satu waktu.


"Peta memberitahuku semua harta karun tersimpan di jantung rahasia hal-hal yang hancur. Kau menggantung seperti sesuatu yang tak mampu aku namai -- mimpi atau kenangan. Di kepalaku, kau cahaya yang disaring kaca jendela berdebu. Memasukiku sebagai jiwa yang lelah"
~potongan puisi Melihat Peta, M. Aan Mansyur~

Saya menunggu buku puisi Aan yang lain.

Kamis, 07 Januari 2016

Resolusi Buku Tahun 2016

Belum telat kan ya buat nulis resolusi buku di tahun 2016. Resolusi buku yang saya maksud adalah buku-buku atau penulis yang saya ingin baca bukunya di tahun 2016 ini. Tahun ini saya sudah berniat untuk membaca karya-karya penulis luar terutama penulis-penulis yang meraih penghargaan di bidang sastra. Pasti banyak nilai plus yang bisa diambil dari karya-karya mereka. Saya ingin tahu bagaimana karya mereka bisa meraih penghargaan dan mengapa karya mereka sangat ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Akhir-akhir ini saya memang banyak membaca buku yang berbau-bau sastra dan tahun ini saya akan memantapkannya. Setelah sebelumnya saya membaca karya George Orwell dengan karya fenomenalnya 1984 dan Animal Farm, saya akan mencoba membaca karya penulis luar yang lain.



Para penulis yang karyanya ingin saya baca tahun ini adalah:

1. Orhan Pamuk.
Sudah lama saya mengintai (((mengintai))) penulis Turki yang satu ini. Saya pernah membaca ulasan tentang Pamuk di sebuah website dan langsung kepoin doi. Ternyata...whoaaa keren, pernah dianugerahi seabrek penghargaan berkat karyanya. Hal ini membuat saya semakin penasaran. Mungkin saya akan mulai dengan membaca Namaku Merah (my name is red) dan Istanbul kenangan sebuah kota (Istanbul; memories and the city). 

2. Alice Munroe.
Alice Munroe penulis perempuan yang selalu mengangkat perempuan sebagai center ceritanya (hasil baca review orang) ini menarik perhatian saya. Doi juga menerima sejumlah penghargaan atas karyanya. Saya akan mulai dengan membaca Dear Life. 

3. Haruki Murakami.
Penulis Jepang ini fenomenal menurut saya dan pemikiran-pemikirannya juga menarik, kebetulan saya follow dia di twitter. Tahun ini saya ingin membaca karyanya sampai tuntas. 

4. Jhumpa Lahiri.
Penulis keturunan India ini juga menarik perhatian saya. Ketika beberapa waktu yang lalu saya membaca sinopsis The Lowland di Books and Beyond saya langsung memutuskan untuk membelinya. Yaa....kisah persaudaraan dan keluarga di tengah krisis serta tragedi yang disuguhkan Lahiri dalam The Lowland bisa menjadi bacaan yang memperkaya jiwa.

5. Gabriel Garcia Marquez.
Penulis buku terkenal One Hundred Years of Solitude ini juga sangat ingin saya baca karyanya. Pasti butuh perjuangan untuk bisa mendapatkan karya Marquez hari ini. Tapi saya berharap tahun ini saya bisa membaca salah satu bukunya.

6. Ernest Hemingway.
Belum satupun buku dari penulis terkenal ini yang saya baca. Tahun ini saya akan mulai berburu dan membaca karya-karyanya. Mungkin mulai dari The Old Man and The Sea.

Yups...sekian catatan ini dibuat sebagai pengingat bagi diri saya sendiri. Semoga resolusi in bisa terwujud yess..

#AyoBacaBuku (ngikut hestek mas Steven)

Master Post Japanese Literature Reading Challenge, 2016

Tahun 2016 ini saya sudah memantapkan niat untuk aktif mengikuti kegiatan bertemakan buku, salah satunya reading challenge. Tahun lalu saya hanya mengikuti reading challenge goodreads dan itupun gagal #hiks. Target baca 50 buku di tahun 2015 tidak tercapai, ternyata saya hanya membaca 34 buku. Kali ini saya memasang target 50 buku lagi, dan harus berhasil *ikat kepala* *semangat*. 

Hal yang berbeda di tahun ini adalah saya ingin mengikuti reading challenge  alias RC selain goodreads, yaitu RC yang ada di blog teman-teman BBI. Yups....yang pertama adalah RC dari mba Opat si casual reader disini https://casualbookreader.wordpress.com/2015/12/31/master-post-2016-japanese-literature-reading-challenge/ . Alasan ikut RC ini sih selain pengen ikut kegiatan tentang buku di tahun ini juga karena pengen nyobain baca buku yang ditulis sama orang Jepang gitu. Selain baca komik Miko saya juga pernah baca 1Q84 jilid 3 karya Haruki Murakami (jangan tanya kenapa langsung baca yang jilid 3), tapi hasilnya adalah saya pusing membacanya. Dan nyatanya saya belum berhasil menyelesaikan buku itu. Well...saya akan coba lain kali.

Kebetulan beberapa waktu lalu dapat hadiah buntelan dari Haru buku terjemahan Jepang dan itu akan jadi buku Jepang pertama yang saya baca untuk RC kali ini. Kalau berhasil membaca buku ini maka ini adalah kali pertamanya saya membaca buku terbitan Haru dan terjemahan Jepang pula, selain Miko tentunya. 





Harapannya sih saya berhasil menjawab tantangan membaca ini dan berhasil juga nulis reviewnya *lirik reviewan yang belom-belom ditulis*. Ohya kamu juga bisa banget ikutan RC ini lho, pasti seru, ada hadiah menarik menantimu lho *wink*.