Kamis, 30 Juli 2015

[Book Review] A Thousand Splendid Suns - Khaled Hosseini

Judul                : A Thousand Splendid Suns
Penulis             : Khaled Hosseini
Halaman          : 507 Halaman
Penerbit           : Qanita
ISBN               : 978-602-8579520
Kategori          : Novel

“Hati pria sangat berbeda dengan Rahim ibu, Mariam.
Rahim tak akan berdarah ataupun melar karena harus menampungmu.
Hanya akulah yang kau miliki di dunia ini,
dan kalau aku mati, kau tak akan punya siapa-siapa lagi.
Tak akan ada siapa pun yang peduli padamu. Karena kau tidak berarti!”

Ini adalah kisah tentang perempuan Mariam dan Laila hidup di tengah Afghanistan yang dilanda perang. Mariam yang lahir dari ibu bernama Nana dan Jalil adalah ayah yang tidak pernah mengakuinya secara resmi. Jadilah ia disebut anak haram. Mariam kecil yang begitu polos hanya merindukan pelukan hangat seorang Jalil dan sangat ingin tinggal di rumah Jalil yang megah bersama saudara-saudaranya yang lain. Namun ketika ia akan mendapatkannya ia harus menerima kenyataan bahwa satu-satunya orang yang paling peduli padanya meninggalkannya selama-lamanya. Hidup Mariam menjadi semakin rumit karena dia harus menerima pernikahan yang dipaksakan padanya. Kenyataan lainnya suami Mariam tidak baik dalam memperlakukannya. Namun Mariam tetap tegar, berusaha melakukan yang terbaik yang dia bisa untuk suaminya.

Di satu sisi ada Laila, gadis manis yang pintar. Bersahabat dengan Tariq yang selalu jadi pembelanya. Keluarga Tariq yang penuh keceriaan sangat berbeda dengan keluarga Laila yang penuh kemurungan. Hanya ayah Laila, Hakim yang selalu membesarkan hati Laila dan selalu menjadi guru terbaiknya. Dalam sebuah percakapannya Hakim berpesan pada Laila:

“Aku tahu kau masih muda, tapi aku ingin kau memahami dan mempelajari hal ini sekarang, katanya. Pernikahan dapat menunggu, tapi pendidikan tidak. Kau gadis yang amat sangat pintar. Ini bukan omong kosong. Kau bisa menjadi apapun yang kau inginkan, Laila. Aku tahu itu. Dan, aku juga tahu bahwa setelah perang ini usai, Afghanistan akan membutuhkanmu, sama seperti ia membutuhkan para pria, bahkan mungkin wanita akan lebih dicari. Karena masyarakat tidak memiliki kesempatan untuk maju jika para wanitanya tidak berpendidikan, Laila”.

*from miamembaca.files.wordpress.com
Latar belakang Afghanistan yang mengalami peperangan menjadi seting utama dalam novel ini. Penulis sangat apik menggali perasaan-perasaan yang dialami semua tokohnya. Penuh kesedihan namun tetap saja tersimpan manisnya cinta dan kasih sayang. Cinta pada orang-orang terkasih dan cinta pada tanah air. Cerita yang dibangun penulis akan membuatmu penasaran untuk menyelesaikannya buku ini dengan segera.


Selamat Membaca :)