Jumat, 05 Juni 2015

[Book Review] Gloomy Gift - Rhein Fathia

Judul                : Gloomy Gift
Penulis             : Rhein Fathia
Halaman          : 279 Halaman
Penerbit           : Bentang Pustaka
ISBN               : 978-602-291-089-3
Kategori          : Novel

“Hari yang seharusnya bahagia, menjelma tegang dan penuh tanya. Kenapa kita harus lari? Belum cukupkah aku mengenalmu sejauh ini?”

Ini adalah kisah tentang Kara yang harus menghadapi hal yang benar-benar di luar dugaannya. Dia tidak pernah membayangkan bahwa di hari bahagia pertunangannya dengan Zeno segerombolan orang menyerbu rumahnya dan melepaskan tembakan. Tiba-tiba hari bahagia itu berubah menjadi penuh ketegangan dan ketakutan. Ternyata Zeno, tunangan Kara sendirilah yang menjadi sebab terjadinya penyerbuan di rumahnya. Mereka mengincar Zeno dan orang yang ia sayangi yaitu Kara.

Pertanyaan terbesar Kara adalah mengapa Zeno menjadi penyebab penyerbuan. Zeno terlibat apa? Organisasi rahasiakah? Geng mafiakah?. Jelasnya adalah Kara menyadari bahwa Zeno terlibat di dalam sesuatu yang berbahaya, dan itu telah membuat Kara takut. Ia takut menerima kenyataan bahwa orang yang ia cintai dan yang akan menjadi pendamping hidupnya terlibat sesuatu yang berbahaya. Kara telah berjanji pada diri sendiri kalau ia tidak akan pernah memilih laki-laki yang bekerja di medan yang berbahaya, karena ia takut kehilangan seperti ketika ia kecil. Jika benar Zeno terlibat sesuatu yang berbahaya, itu berarti Kara harus rela berpisah dari Zeno

“Terkadang, cinta adalah tentang menghadapi ketakutan terbesarmu”

Ini adalah novel Rhein pertama yang berbau action namun tentu saja tetap romance. Novel ini memberi warna berbeda dari novel-novel Rhein yang lain. Bisa dikatakan adegan actionnya dapet banget, tidak terasa janggal namun setiap adegannya mengalir saja. Apik. Adegan romancenya juga tak kalah menguras emosi. Apalagi pada bagian-bagian akhirnya. Saya terbawa perasaan sedih Kara ketika ia harus merelakan Zeno pergi. Ada secarik pesan di novel ini yang menurut saya paling juara :D
“Pada suatu hari nanti
Ketika kita sudah sanggup melawan rasa takut dengan keberanian untuk menghadapi risiko apa pun yang akan terjadi
Ketika kita sudah paham bahwa keraguan bisa diatasi oleh cinta dan ketulusan saling memiliki
Ketika hati kita sungguh-sungguh mengerti bahwa rasa kehilangan hanya bisa disandarkan pada kuasa Tuhan Yang Mahamemiliki
Ketika semua janji sudah terpenuhi
Aku akan menjemputmu kembali”


Buku ketiga Rhein yang saya baca, dan yaa….saya sukaaa. Membuat penasaran, jadi harus segera dibaca tuntas.