Kamis, 02 April 2015

[Book Review] Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi - Eka Kurniawan

Judul                : Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi
Penulis            : Eka Kurniawan
Halaman         : 167 Halaman
Penerbit         : Bentang Pustaka
ISBN                : 978-602-291-072-5
Kategori         : Kumpulan Cerita

Maret tahun 2015 ini buku Eka Kurniawan terbit. Buku ini adalah buku kumpulan cerita yang berisikan lima belas cerita pendek. Seperti biasa, Eka menyajikan sudut pandang yang berbeda dari kebanyakan orang. Ia memperlihatkan sisi yang selama ini sering luput dari perhatian manusia pada umumnya. Cerita dalam buku ini tidak ada yang secara jelas dinyatakan happy ending, namun sebagai pembaca kita diminta untuk berpikir apakah cerita itu berakhir bahagia atau tidak bahagia. Ah….tapi bukankah setiap cerita tak harus selalu berakhir bahagia.

Ada dua cerita yang paling menarik perhatian saya yaitu “Cerita Batu” dan “Kapten Bebek Hijau”. Di kedua cerita tersebut Eka memilih tokoh selain manusia dan menceritakan dari sisi mereka. Dalam cerita batu Eka mengungkapkan bahwa sebuah batu menjadi saksi kejahatan-kejahatan manusia yang sering menggunakan batu sebagai alatnya. Sang batu merasa kotor dan hina karena diseret ke dalam perbuatan yang tidak berperasaan yaitu membunuh manusia. Namun kadang si batu merasa senang karena sesekali batu dapat menolong manusia, misalnya ketika si batu dijadikan ganjalan roda truk di jalanan yang menanjak oleh supir truk. Pada cerita ini Eka meprotes kejahatana dan ketidakadilan yang seringkali dilakukan oleh manusia. Lain lagi dengan cerita kapten bebek hijau, cerita ini bisa dikatakan menceritakan tentang kita yang seringkali tidak bersyukur atas apa yang ada pada diri kita. Bisa jadi bahwa apa-apa yang ada dalam diri kita tersebutlah yang telah menyelamatkan kita dari kejahatan. Sesungguhnya apa yang telah ditimpakan kepada kita adalah yang terbaik.

Cerita yang menjadi judul buku ini, tidak terlalu menarik perhatian saya. Namun disana ada sebuah pesan bahwa jangan takut untuk jatuh cinta hanya karena takut patah hati. Cinta pasti akan ditemukan lagi entah dengan isyarat yang datang darimana saja yang memberitahukan bahwa cinta akan segera menghampiri. Dari judulnya kita pasti langsung bisa menebak bagaimana ceritanya.

Saya suka dengan cover buku ini, warna matahari. Desainnya terkesan misterius, namun menarik. Kesukaan saya membaca cerpen membuat saya harus mengoleksi buku ini, apakah kalian juga?

Selamat membaca :))






3 komentar:

  1. Saya suka cerita yang pertama sama cerita yang sama dengan judul buku ini. Sudah baca kumcer istrinya, Ratih Kumala?

    BalasHapus
  2. Wah belum mb Desti,
    itu bukunya yang terbaru ya, yang terbit baru-baru ini, belum nemu
    Mb Desti sudah punyakah? dapat dimana? :D

    BalasHapus