Rabu, 18 Februari 2015

[Book Review] Catatan Hati Pengantin - Asma Nadia

Judul                     : Catatan Hati Pengantin
Penulis                 : Asma Nadia
Halaman              : 324 Halaman
Penerbit              : Asma Nadia Publishing House

Nah….kenapa tiba-tiba mereview buku pengantin-pengantin begini? :D

Catatan hati pengantin ini adalah salah satu buku dari seri pernikahan yang ditulis oleh Asma Nadia. Buku-buku seri pernikahan tersebutlah yang dijadikan kado ulang tahun saya tahun lalu oleh teman. Karena tahu saya suka Asma Nadia dan sudah saatnya mencari jodoh…eeaaaaaa.

Buku ini adalah buku yang tidak ditulis Asma Nadia sendiri namun bersama para kontributor lainnya, kebanyakan perempuan yang telah menikah. Mereka semua menceritakan pengalaman ketika akan menikah dan menjadi pengantin. Pengalaman ketika menjalani hari-hari pertama dalam pernikahan yang sangat penuh kejutan. Kejutan dari pasangan yang semua sifat asli keluar saat telah menikah. Bagaimana berkompromi dan meninggalkan ego jauh di belakang ketika telah menikah. Semuanya tersaji dalam buku ini.

Kejadian-kejadian lucu ketika jadi pengantin juga tak luput untuk diceritakan. Cemburu-cemburu kecil yang mampir terhadap pasangan, diceritakan dengan gaya lucu. Masalah-masalah yang mungkin muncul dalam pernikahan juga tersampaikan melalui pengalaman-pengalaman kontributor dalam buku ini. Karena berdasarkan pengalaman-pengalaman nyata, buku ini tidak terasa menggurui.
Asma Nadia percaya bahwa pengalaman adalah salah satu guru terbaik, maka ia seringkali berbagi pengalaman lewat tulisan dan mengajak orang lain juga untuk berbagi pengalaman. Sayapun mengangguk setuju, bahwa pengalaman adalah salah satu guru terbaik.



Buku ini layak untuk dibaca oleh siapapun yang belum menikah, mau menikah ataupun yang sudah menikah. Namun pengalaman yang tersaji masih dari sisi pengalaman perempuannya, buka laki-lakinya. Mungkin salah satu diantara kalian ada yang ingin menceritakan pengalaman menikah dari sisi laki-laki?




[Book Review] Filosofi Kopi, sebuah Filosofi Hidup - Dee


Judul          : Filosofi Kopi, Kumpulan Cerita Dan Prosa Satu Dekade 1995-2005
Penulis       : Dee
Halaman    : 139 Halaman
Penerbit     : Bentang Pustaka

Sebelum halaman daftar isi di buku ini, terdapat halaman yang memuat komentar untuk buku ini dari orang-orang terkenal. Salah satunya adalah yang diungkapkan Manneke Budiman, seorang penagajar dan kritikus sastra. Ia mengatakan:

“Ruang cerpen yang sempit dijadikannya wahana yang intens, tetapi tidak sesak untuk mengungkapkan apa yang tak selalu mampu dikatakan. Lewat refleksi dan monolog interior yang digarap dengan cakap dan jernih, pembaca diajaknya menjelajahi halaman-halaman kecil dalam cerpen yang kini dijadikannya semesta kehidupan.”

Saya sepakat dengan hal tersebut. Meski buku ini tipis, yang diisi dengan sajak-sajak pendek namun buku ini tebal akan cerita yang selama ini jarang kita tangkap. Dee menyajikan percakapan-percakapan kecil yang seringkali luput dari perhatian.

Cocoklah filosofi kopi diangkat menjadi judul buku ini karena memang filosofi kopi yang mengambil porsi paling besar. Baik dari jumlah halaman ataupun dari isi yang disampaikan. Lewat filosofi kopi Dee ingin menyampaikan pemaknaan-pemaknaan hidup lewat secangkir kopi. Bahwa hidup itu banyak rasa, tidak ada hidup yang sempurna. Hidup ada manis dan pahit.

Seperti kata Dee, dalam buku ini, kopi akan selalu punya sisi pahit meski kau siapkan ia menjadi sesuatu yang manis. Begitu juga dengan hidup, akan selalu punya sisi pahit dan manis. Tidak ada yang sempurna. Namun, walau tak ada yang sempurna, hidup ini indah begini adanya :)

sumber: dokumen pribadi

Secara keseluruhan, buku ini bagus menurut saya. Tidak butuh banyak waktu untuk membacanya. Di tiap lembarnya kita akan menemukan sentilan-sentilan yang membuat otak berpikir.