Minggu, 21 Desember 2014

[Book Review] Dikatakan Atau Tidak Dikatakan, Itu Tetap Cinta - Tere Liye

Judul               : Dikatakan Atau Tidak Dikatakan, Itu Tetap Cinta – Kumpulan Sajak
Penulis            : Tere Liye
Halaman         : 72 Halaman
Penerbit         : Gramedia Pustaka

Ini kali pertama Tere Liye mengeluarkan buku kumpulan sajak. Sebuah buku kumpulan sajak yang dilengkapi dengan ilustrasi untuk masing-masing sajak. Buku ini tipis. Bisa dibaca hanya dengan sekali duduk. Sajak-sajak yang ada dalam buku ini sebagian besar sudah ditulis Tere Liye di fanpage facebooknya “Darwis Tere Liye”, jadi jangan hawatir untuk yang tidak punya uang untuk membeli buku ini. Tapi karena tipis, buku ini terbilang murah, harganya kurang dari lima puluh ribu.

Meski sajak-sajak yang ada di dalam buku ini sudah di posting di fanpagenya Tere Liye, namun bagi saya pribadi tetap harus mengoleksi buku ini. Selain untuk menggenapkan koleksi saya dengan buku-buku Tere Liye, buku ini memang berharga untuk dikoleksi. Seperti tulisan-tulisan Tere Liye yang lain, sajak-sajak dalam buku ini juga penuh pelajaran, pelajaran tentang cinta, tentang hidup – bagi yang mau memikirkannya. Meski menurut saya Tere Liye lebih bagus dalam bernarasi panjang lebar seperti dalam novel. Sajak-sajak ini menjadi lebih spesial karena ada ilustrasi yang ciamik untuk setiap sajak.

Kalian tahu, saya paling suka dengan sajak yang berjudul “Sepotong Bulan Untuk Berdua”. Sajak ini tentang cinta. Cinta dua anak manusia yang berharap suatu saat bisa menikmati sepotong bulan berdua, ketika mereka telah siap. Mereka menyampaikannya dalam doa. Sajak ini menurut saya romantis sekali.


“Malam ini
Saat dikau menatap bulan
Yakinlah kita menatap bulan yang itu
Semoga Yang Maha Memiliki Langit memberikan kesempatan
Suatu saat nanti
Kita menatap bulan
Dari satu bingkai jendela.”
(penggalan sajak “Sepotong Bulan Untuk Berdua”)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar